Monday, 28 June 2021

Tugas Kelompok Metodologi Penelitian Kelompok 1

1.        Pengertian Penelitian
Penelitian adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan secara sistematis dengan maksud untuk mendapatkan informasi ilmiah mengenai serentetan peristiwa dan dalam rangka pemecahan suatu permasalahan (Hadi dalam Supardi, 2005). Penelitian adalah proses mengumpulkan, mengolah, menyajikan dan menganalisis data dengan menggunakan metode-metode ilmiah guna menemukan atau mengembangkan maupun menguji ilmu pengetahuan (Amirin dalam Supardi, 2005). Penelitian adalah sebagai suatu cara untuk memahami sesuatu dengan melalui penyelidikan atau melalui usaha mencari bukti-bukti yang muncul sehubungan masalah itu yang dilakukan secara hati-hati sekali, sehingga diperoleh pemecahannya (Tyrus dalam Supardi, 2005: 9).
Dengan demikian berdasarkan beberapa definisi di atas, pengertian penelitian dapat dilihat dari beberapa segi yaitu pengertian dari segi proses, pengertian dari segi pendekatan, maupun pengertian dari segi tujuannya. Ditinjau dari segi proses, penelitian adalah berbagai kegiatan yang meliputi mengumpulkan, mengolah, menyajikan, menganalisa data/peristiwa/informasi, serta interpretasi dan pengambilan kesimpulan.
Ditinjau dari segi pendekatan, penelitian adalah kegiatan dengan mempergunakan pendekatan-pendekatan ilmiah (metode ilmiah), sedangkan ditinjau dari segi tujuan adalah penelitian dilakukan untuk menemukan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dalam rangka memecahkan permasalahan-permasalahan baik untuk kebutuhan secara praktis maupun teoritis.
Penelitian dalam dunia bisnis adalah usaha yang sistematis dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah spesifik yang dihadapi dalam konteks dunia kerja yang membutuhkan sebuah solusi. Penelitian bisnis terdiri atas serangkaian langkah yang direncanakan dan dilakukan, dengan tujuan menemukan jawaban terhadap isu-isu yang menjadi perhatian manajer dalam lingkungan kerja.
Dengan demikian, langkah pertama dalam penelitian adalah mengetahui di mana letak masalah yang muncul dalam organisasi, dan mengenali sejelas dan serinci mungkin masalah yang perlu dipelajari dan dipecahkan. Setelah masalah didefinisikan dengan jelas, maka dapat diambil langkah-langkah untuk mengumpulkan informasi, menganalisis data, dan menentukan faktor-faktor yang berkaitan dengan masalah dan memecahkannya dengan mengambil tindakan korektif yang diperlukan. Keseluruhan proses tersebut disebut sebagai penelitian.
Penelitian bisnis dapat didefinisikan sebagai penyelidikan atau investigasi yang terkelola, sistematis, berdasarkan data, kritis, objektif, dan ilmiah terhadap suatu masalah spesifik, yang dilakukan dengan tujuan menemukan jawaban atau solusi terkait.

2.        Penelitian Terapan dan Dasar
Metode penelitian dapat dilakukan untuk dua tujuan berbeda yaitu penelitian dasar (basic research), dan penelitian terapan (applied research).
a.         Penelitian Terapan
Penelitian terapan adalah penelitian yang dilakukan dalam rangka menjawab kebutuhan dan memecahkan permasalahan-permasalahan praktis (Supardi, 2005). Penelitian terapan adalah penelitian yang dilakukan dengan maksud menerapkan hasil temuan untuk memecahkan masalah spesifik yang sedang dialami dalam perusahaan (Sekaran, 2006).
Hasil penelitian terapan sangat bermanfaat untuk menyelesaikan atau mencari jalan keluar terhadap masalah-masalah yang dihadapi manusia dan masyarakat. Penelitian terapan mempunyai kegunaan praktis menjawab masalah yang sedang dihadapi masyarakat. Dalam dunia bisnis, penelitian terapan berfungsi untuk memecahkan masalah mutakhir yang dihadapi oleh manajer dalam konteks pekerjaan yang menuntut solusi tepat waktu. Manfaat dari penelitian terapan dapat segera dirasakan oleh berbagai kalangan. Penelitian terapan dilakukan untuk memecahkan masalah yang ada sehingga hasil penelitian harus segera dapat diaplikasikan.
Contoh tentang penelitian terapan adalah bentuk penelitian pemasaran. Karena penelitian terapan ini digunakan untuk segera mengatasi masalah yang ada, konsep-konsep yang digunakan juga cenderung konsep-konsep yang operasional, bukan konsep yang abstrak. Dikatakan bahwa penelitian terapan cenderung tidak menggunakan teori dalam penyusunan rancangan penelitiannya.
b.        Penelitian Dasar
Penelitian dasar (basic research) adalah penelitian dalam rangka menemukan suatu generalisasi dan ilmu pengetahuan atau teori-teori baru (Supardi, 2005). Penelitian dasar terdiri dari halnya pemilihan sebuah masalah khas dari sumber mana saja, dan secara hati-hati memecahkan masalah tersebut tanpa memikirkan kehendak sosial atau ekonomi ataupun masyarakat (Charters dalam Supardi, 2005: 26). Penelitian dasar adalah penelitian yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman terhadap masalah tertentu yang kerap terjadi dalam konteks organisasi dan mencari metode untuk memecahkannya (Sekaran, 2006).
Dalam dunia bisnis, penelitian dasar berfungsi untuk menghasilkan pokok pengetahuan dengan berusaha memahami bagaimana masalah tertentu yang terjadi dalam organisasi dapat diselesaikan. Penelitian dasar dilakukan semata-mata untuk merumuskan dan menemukan konklusi-konklusi keilmuan dan teori, bukan untuk menjawab permasalahan praktis. Hasil penelitian merupakan karya untuk menambah khasanah keilmuan dan teori. Penelitian dasar memiliki bobot kajian dan analisis yang mendalam dan mendasar, sehingga benar-benar menghasilkan teori dan dalil-dalil baru.
Penelitian dasar merupakan penelitian yang manfaatnya dirasakan untuk waktu yang lama. Karena penelitian murni dilakukan untuk kebutuhan peneliti sendiri. Penelitian murni juga mencakup penelitian yang dilakukan dalam kerangka akademis. Contoh penelitian dasar yaitu penelitian untuk skripsi, tesis, atau disertasi. Penelitian dasar memiliki karakteristik yaitu penggunaan konsep-konsep yang abstrak. Penelitian dasar dilakukan dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan.
Sulit untuk membedakan antara penelitian murni/dasar (basic research) dengan penelitian terapan (applied research), karena keduanya terletak pada satu garis kontinum. Penelitian dasar bertujuan untuk mengembangkan teori dan tidak memperhatikan kegunaan yang langsung bersifat praktis. Penelitian terapan bertujuan untuk menerapkan, menguji, dan mengevaluasi kemampuan suatu teori yang diterapkan dalam memecahkan masalah-masalah praktis. Jadi penelitian dasar berkenaan dengan penemuan dan pengembangan ilmu, setelah ilmu tersebut digunakan untuk memecahkan masalah maka penelitian tersebut akan menjadi penelitian terapan (Gay dalam Sugiyono, 2014: 4).
Penelitian dasar adalah penelitian yang bertujuan menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah diketahui, sedangkan penelitian terapan adalah bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah kehidupan praktis (Suriasumantri dalam Sugiyono, 2014).
Penelitian dan pengembangan (Research and Development atau R&D) merupakan “jembatan” antara penelitian dasar dengan penelitian terapan, di mana penelitian dasar bertujuan untuk menemukan pengetahuan baru tentang gejala dasar. Sementara penelitian terapan bertujuan untuk menemukan pengetahuan yang secara praktis dapat diaplikasikan. Penelitian dan pengembangan (Research and Development atau R&D) bertujuan untuk menemukan, mengembangkan, dan memvalidasi suatu produk.
















Text Box: Penemuan, pengembangan dan pengujian produk


Text Box: Penemuan Ilmu Baru




Text Box: Menerapkan ilmu/produk


 






Sumber: Sugiyono, 2014: 6
Gambar 1.1 Penelitian dan pengembangan merupakan “jembatan” antara basic research dengan applied research

3.        Manajer dan Penelitian
Lingkungan dunia bisnis, sebagai lembaga yang menuntut kerja dengan tingkat efektivitas dan efisiensi yang tinggi, tentu sangat berkepentingan dengan pengembangan aktivitas penelitian.
Pada masa sekarang ini, perusahaan menghadapi persaingan usaha yang sangat ketat. Untuk dapat menghasilkan produk yang mampu bersaing di pasar, perusahaan dituntut selalu mengembangkan hasil produknya secara seksama baik mengenai kualitas maupun metode kerja untuk dapat menekan biaya, sehingga kualitas ditingkatkan dengan cara kerja yang baik, biaya ditekan dan harga akan murah. Ini semua memerlukan kegiatan penelitian.
Manajer berkeinginan memperbaiki maupun menemukan metode atau cara-cara kerja baru, maka manajer harus mampu menyelenggarakan penelitian. Manajer dengan pengetahuan penelitian mempunyai kelebihan dibanding manajer yang tidak memilikinya. Meskipun manajer tidak melakukan penelitian apapun sendiri, namun seorang manajer perlu memahami, memperkirakan dan mengendalikan peristiwa yang dapat merugikan organisasi. Penguasaan terhadap metode penelitian dapat membuat manajer mampu untuk memahami, memperkirakan, dan mengendalikan lingkungan mereka.
Menurut Sekaran (2006: 15) memahami penelitian dan metode penelitian membantu manajer profesional untuk:
1.           Mengenali dan secara efektif memecahkan masalah kecil dalam konteks pekerjaan.
2.           Mengetahui bagaimana membedakan penelitian yang baik dan yang buruk.
3.           Menghargai dan terus menerus menyadari berbagai pengaruh dan efek dari faktor-faktor terkait dalam suatu situasi.
4.           Memperhitungkan risiko dalam pengambilan keputusan, mengetahui sepenuhnya probabilitas yang terkait dengan kemungkinan keluaran (outcome) yang berbeda.
5.           Mencegah kepentingan pribadi yang mungkin memengaruhi situasi.
6.           Berhubungan dengan peneliti dan konsultan yang disewa secara lebih efektif.
7.           Menggabungkan pengalaman dengan pengetahuan ilmiah ketika mengambil keputusan.
Dengan memahami dasar-dasar proses penelitian dan menguasai teknologi modern, para manajer dapat menghadapi persaingan pasar global dengan segala faktornya yang kompleks dan membingungkan dengan keyakinan yang lebih besar.
Pengetahuan penelitian tidak saja menolong seseorang melihat informasi yang tersedia dengan cara canggih dan kreatif dalam lingkungan global yang bergerak cepat yang dihadapi bisnis, tetapi pengetahuan tersebut juga membantu dalam hal-hal lain. Misalnya, manajer dapat berinteraksi secara lebih efektif dengan konsultan penelitian yang bekerja untuk manajer, manajer dapat membedakan antara studi baik dan buruk yang dipublikasikan dalam jurnal-jurnal profesional, dan bila diinginkan, manajer sendiri dapat melakukan penelitian untuk memecahkan masalah. Selain itu, pengetahuan dalam bidang bisnis sedang meledak dan terdapat simpang siur informasi yang berlimpah ruah melalui internet, yang harus disaring dahulu untuk menentukan reliabilitasnya. Mengenali isu yang penting, mengumpulkan informasi relevan, menganalisis data dengan cara yang dapat membantu pengambilan keputusan, dan melaksanakan rangkaian tindakan yang tepat, kesemuanya dimungkinkan dengan memahami penelitian bisnis. Bagaimanapun, pengambilan keputusan hanya sebuah proses memilih diantara alternatif solusi untuk memecahkan masalah dan penelitian berperan dalam menghasilkan alternatif yang dapat diterapkan untuk pengambilan keputusan yang efektif.
Manajer seringkali perlu menyewa konsultan untuk meneliti beberapa masalah yang lebih rumit dan memakan waktu. Perlu ditekankan bahwa motif utama manajer dalam menyewa konsultan haruslah untuk pemecahan masalah dan bukan untuk memuaskan minat pribadi atau mendahulukan proyek atau ide unggulan seseorang.
a.         Syarat-Syarat Ideal Seorang Peneliti
Amirin (dalam Supardi, 2005: 15) menyebutkan terdapat 5 (lima) syarat minimal yang perlu dimiliki oleh seorang peneliti atau calon peneliti yaitu peneliti harus kompeten, peneliti harus objektif, peneliti harus faktual, peneliti harus terbuka, dan peneliti harus mempunyai human relation. (Hadi dalam Supardi, 1986) menyebutkan bahwa untuk mencari kebenaran secara modern dikembangkan dengan berfikir reflektif (reflective thinking) yang merupakan perpaduan pola pikir dedukatif dan induktif yang harmonis. (Wasito dalam Supardi, 1992) menyebutkan bahwa keberhasilan kegiatan penelitian yang dilakukan tergantung pada sikap dan cara berpikir peneliti. Untuk menjadi seorang peneliti yang baik diperlukan tiga cara berpikir yaitu skeptis, analitis, dan kritis, sedang syarat yang lain adalah kompeten, obyektif, jujur, faktual, dan terbuka.
Dari berbagai literatur juga ditemukan bahwa dalam kegiatan penelitian dikembangkan pola pikir yang kritis, skeptis, analitis, logis. Dan dengan uraian tersebut kiranya dapat dirumuskan syarat-syarat minimal bagi seorang peneliti antara lain :
1.        Peneliti Mempunyai Kompetensi
Artinya bahwa seorang peneliti harus mempunyai bidang keilmuan yang dibina dan dikembangkan, disamping memiliki dan menguasai metodologi penelitian serta mempunyai kemauan/kesanggupan melakukan penelitian.
2.        Peneliti Harus Bersikap Objektif (Sifat Jujur)
Objektif diartikan peneliti dapat menyajikan hasil penelitian yang didasarkan fakta seperti apa adanya dan tidak mencampuradukkan antara kenyataan dan pendapat diri sendiri.


3.        Peneliti Harus Faktual
Dalam merumuskan dan mengemukakan kesimpulan penelitian, hendaknya didukung data/fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Peneliti harus mampu mencari dan mengumpulkan fakta sebanyak-banyaknya, sehingga mampu mengemukakan hasil penelitian secara “meyakinkan”.
4.        Peneliti Bersikap Terbuka
Yang dimaksudkan dengan sikap terbuka ini adalah bahwa hasil penelitian yang dilakukan harus siap dan bersedia untuk diuji orang lain, baik melalui kegiatan seminar/diskusi maupun kegiatan penelitian ulang oleh peneliti lainnya.
5.        Peneliti Memiliki Human Relation
Kegiatan penelitian terutama penelitian sosial, peneliti akan banyak melakukan interaksi antar manusia. Peneliti akan berhubungan dengan manusia lain baik sebagai nara sumber atau responden maupun manusia sebagai sponsor.
6.        Peneliti Memiliki Pola Pikir Reflektif
Artinya agar peneliti di dalam merumuskan penelitian dan hasil-hasilnya dikembangkan pola berpikir reflektif yang merupakan pengkombinasian yang harmonis dan jitu antara pola pikir induktif dan pola berpikir deduktif.
7.        Peneliti Bersikap Kritis, Skeptis, Analitis dan Logis
Sikap kritis yaitu kemampuan seseorang untuk selalu ingin bertanya dan kehendak memperoleh kejelasan serta menimbang secara objektif. Sikap skeptis yaitu sikap ragu-ragu atau menyangsikan suatu hasil penelitian, penemuan-penemuan dan bahkan ilmu pengetahuan atau teori yang berlaku universal. Dengan kata lain tidak mengakui suatu kebenaran kecuali setelah melalui pembuktian atau dasar-dasar (premis-premis yang cukup dan sah). Sikap analitis yaitu sikap yang mampu mengkaji masalah-masalah yang relevan maupun masalah yang utama. Peneliti harus mampu melihat dan memecahkan masalah yang dihadapinya secara sistematis. Bersifat logis yaitu memiliki kemampuan berpikir secara runtut melalui alur atau urutan-urutan yang diyakini dan diterima secara universal.
b.        Hubungan Manajer Dengan Peneliti
Beberapa masalah dalam perusahaan, menuntut kehadiran peneliti atau konsultan luar untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Sejumlah profesor yang berminta mempublikasikan hasil penelitian dasar juga mendekati pihak organisasi dan diberi fasilitas untuk melakukan penelitian. Bila penelitian dilakukan secara ilmiah, maka hasil studi akan bermanfaat bagi manajer yang akan memperoleh informasi berharga tanpa membayar. Dengan menyediakan variabel-variabel relevan untuk melengkapi hal yang menjadi perhatian peneliti yang melakukan penelitian dasar, dan dengan memberikan mereka wawasan yang berguna, manajer akan memperoleh manfaat besar. Bila manajer memahami tentang penelitian, maka interaksi antara manajer dan peneliti pun menjadi lebih berarti, bertujuan, dan bermanfaat baik bagi organisasi maupun peneliti.
Manajer tidak saja harus berinteraksi secara efektif dengan tim peneliti, tapi juga menguraikan secara eksplisit peran peneliti dan pihak manajemen. Manajer harus memberitahu peneliti jenis informasi apa yang dapat disediakan untuk mereka, dan yang lebih penting, dokumen apa yang tidak akan diberikan kepada mereka.
Memperjelas fakta-fakta tersebut sejak semula bisa mengurangi banyak frustasi dari kedua belah pihak. Manajer yang sangat memahami penelitian dapat dengan lebih mudah memperkirakan informasi yang peneliti mungkin butuhkan, dan jika dokumen tertentu mengandung informasi yang bersifat rahasia, mereka dapat memberitahukan hal ini kepada tim peneliti pada permulaannya.
Bila peneliti mengetahui batasan sejak semula, peneliti mungkin bisa mengidentifikasi cara-cara alternatif untuk meneliti masalah dan mendesain penelitian dalam cara sedemikian untuk menggali jawaban yang diperlukan.
Menurut Sekaran (2006: 18) manajer harus memastikan sebelum menyewa peneliti atau konsultan bahwa :
1.        Peran dan harapan kedua belah pihak dinyatakan secara eksplisit.
2.        Filosofi dan sistem nilai organisasi yang relevan disampaikan secara jelas, dan keterbatasan, jika ada, dikomunikasikan.
3.        Hubungan baik dibangun dengan peneliti, dan antara peneliti dan karyawan dalam organisasi, memungkinkan kerjasama penuh dikemudian hari.



4.        Konsultan/Peneliti Internal Versus Eksternal
a.         Konsultan/Peneliti Internal
Sejumlah organisasi mempunyai departemen konsultan atau penelitian sendiri, yang mungkin dinamakan Departemen Layanan Manajemen, Departemen Organisasi dan Metode, R & D (Research and Development Department), atau lainnya. Manajer sering harus memutuskan apakah menggunakan peneliti internal atau eksternal.
Menurut Sekaran (2006: 19) keuntungan dan kerugian tim internal yaitu:
Keuntungan Konsultan/Peneliti Internal
1.        Tim internal akan lebih mungkin diterima oleh karyawan dalam sub unit organisasi dimana penelitian perlu dilakukan.
2.        Tim akan memerlukan lebih sedikit waktu untuk memahami struktur, filosofi dan suasana, serta fungsi dan sistem kerja organisasi.
3.        Mereka akan dapat melaksanakan rekomendasi setelah temuan penelitian diterima. Hal ini sangat penting karena setiap “gangguan” dalam implementasi rekomendasi dapat disingkirkan dengan bantuan mereka. Mereka juga dapat mengevaluasi efektivitas perubahan, dan mempertimbangkan perubahan lebih lanjut, jika, dan ketika diperlukan.
4.        Tim internal mungkin menelan jauh lebih sedikit biaya dibanding tim eksternal untuk departemen yang memerlukan bantuan dalam pemecahan masalah, sebab mereka hanya membutuhkan sedikit waktu untuk memahami sistem karena keterlibatan mereka yang terus-menerus dengan berbagai unit dalam organisasi. Untuk masalah yang tidak terlalu rumit, tim internal adalah ideal.
Kerugian Konsultan/Peneliti Internal
1.        Dalam konteks masa kerja mereka yang panjang sebagai konsultan internal, tim internal sangat mungkin jatuh kedalam cara pandang stereotip dalam melihat organisasi dan masalahnya. Hal tersebut akan menghalangi ide dan perspektif segera yang mungkin diperlukan untuk mengatasi masalah. Hal tersebut jelas sekali akan menjadi rintangan bagi situasi ketika isu-isu berat dan masalah kompleks harus diinvestigasi.
2.        Ada keleluasaan bagi koalisi kekuasaan tertentu dalam organisasi untuk mempengaruhi tim internal menyembunyikan, menyimpangkan, atau mengubah fakta tertentu. Dengan kata lain, kepentingan pribadi tertentu dapat mendominasi, terutama untuk mendapatkan porsi yang cukup besar dari sedikit sumber daya yang tersedia.
3.        Terdapat kemungkinan bahwa, bahkan tim peneliti internal yang paling berkualifikasi tinggi tidak dianggap sebagai “pakar” oleh staf dan manajemen, dan oleh karena itu rekomendasi mereka tidak memperoleh cukup pertimbangan dan perhatian yang layak.
4.        Bias organisasi tertentu terhadap tim penelitian internal dalam beberapa hal dapat membuat temuan menjadi kurang objektif dan sebagai konsekuensinya kurang ilmiah.
b.        Konsultan/Peneliti Eksternal
Menurut Sekaran (2006: 20) keuntungan dan kerugian tim eksternal yaitu:
Keuntungan konsultan eksternal :
1.        Tim eksternal dapat menerapkan kekayaan pengalaman yang diperoleh dari bekerja dengan berbagai tipe organisasi yang mempunyai jenis masalah yang sama atau mirip. Mereka akan mampu mempertimbangkan beberapa cara alternatif untuk melihat masalah karena pengalaman pemecahan masalah yang luas dalam berbagai konteks organisasi lain.
2.        Tim eksternal, terutama dari perusahaan penelitian dan konsultan terkemuka, mungkin mempunyai lebih banyak pengetahuan mengenai model-model pemecahan masalah yang terkinidan tercanggih yang diperoleh melalui program pelatihan periodik mereka, yang mungkin tidak dimiliki oleh tim dalam organisasi.
Kerugian konsultan eksternal :
1.        Biaya sewa tim penelitian eksternal biasanya mahal dan cenderung dihindari, kecuali jika masalah sangat kritis.
2.        Selain waktu banyak yang tim eksternal perlukan untuk memahami organisasi yang akan diteliti, mereka jarang memperoleh sambutan hangat, pun tidak dengan serta merta diterima oleh karyawan.
3.        Tim eksternal juga membebankan biaya tambahan untuk bantuan mereka dalam fase implementasi dan evaluasi.

5.        Etika Penelitian
Etika dalam penelitian bisnis mengacu pada kode etik atau norma perilaku sosial yang diharapkan ketika melakukan penelitian.Ketaatan terhadap etika dimulai dengan orang yang mengadakan penelitian, yang harus melakukannya dengan sunguh-sungguh, memperhatikan indikasi hasil penelitian, melepaskan ego, dan mengejar kepentingan organisasi alih-alih diri sendiri. Kode etik juga harus dicerminkan dalam perilaku peneliti yang melakukan investigasi, partisipan yang memberikan data, analisis yang memberikan hasil, dan seluruh tim penelitian yang menyajikan interpretasi hasil dan menyarankan solusi alternatif.
Sering kali muncul pertentangan antara etika penelitian dan etika lain seperti etika moral, etika agama, etika keluarga dan sebagainya. Dalam kenyataannya sering kali seorang peneliti kesulitan untuk menerapkan etika penelitian karena beberapa hal etika penelitian berbenturan dengan etika lain. Permasalahan yang sering kali muncul adalah adanya etika penelitian yang berlainan antara institusi yang satu dengan institusi yang lain. Tetapi secara garis besar ada etika yang memang tampil di mana-mana yang bisa dijadikan sebagai acuan dalam melakukan penelitian. Menurut Prasetyo dan Jannah (2010: 15) beberapa aspek yang ada dalam etika penelitian, yaitu :
1.      Scientific misconduct
Dalam etika ini, peneliti tidak boleh melakukan penipuan dalam melakukan sebuah penelitian. Seorang peneliti harus melakukan tahap demi tahap dari sebuah proses penelitian.Pada bagian ini juga termasuk research fraud yaitu pemalsuan data hasil penelitian. Kondisi lain yang juga terkait adalah plagiarism yaitu mencontek hasil penelitian orang lain. Plagiarism bisa berbentuk hasil laporan yang diganti nama penelitinya namun juga termasuk hasil penelitian yang diubah redaksi kalimatnya dan dilaporkan sebagai hasil penelitian yang sudah dikerjakan.
2.      Terkait dengan subjek penelitian
Etika penelitian juga mengatur mengenai perlindungan terhadap partisipan dan pertanggungjawaban peneliti terhadap subjek penelitian dalam bentuk informed consent. Informed consent adalah kesediaan yang disadari oleh subjek penelitian untuk diteliti. Artinya bahwa subjek penelitian tahu dengan benar apa yang akan terjadi jika ia bersedia di teliti. Perlindungan terhadap partisipan bisa mencakup beberapa hal, namun intinya adalah jangan sampai tindakan yang dilakukan peneliti merugikan bagi subjek penelitian atau partisipan, misalnya dalam bentuk material, fisik, psikologis, segi sosial.
3.      Dalam upaya mencapai informed consent, etika penelitian mengatur tentang adanya anonimitas dan kerahasiaan. Kerahasiaan mengacu pada kondisi di mana peneliti sebenarnya mengetahui identitas responden, namun karena sudah ada kesepakatan sebelumnya, identitas responden dirahasiakan. Sedangkan anonimitas mengacu pada kondisi di mana memang tidak ada data tentang identitas diri subjek penelitian/responden.
Etika penelitian juga mengatur agar dalam melakukan penelitian tidak ada inferred identity, yaitu data yang mengarah secara tidak langsung pada identitas subjek penelitian. Kondisi ini berdasarkan etika penelitian sebaiknya tidak dilakukan.
4.      Etika penelitian juga mengatur hubungan antara peneliti dengan sponsor.
Dalam etika penelitian diatur bahwa peneliti harus bebas dari kepentingan subjektif sponsor penelitian. Etika juga mengatur hubungan antara peneliti dengan masyarakat luas atau juga pemerintah. Sering kali penelitian bertentangan dengan kebijakan pemerintah. Dalam hal ini peneliti harus selalu berpijak pada kebenaran yang didapatkan dari hasil penelitian.Peneliti harus berani mengungkapkan kebenaran, yang tentunya didukung dengan pertanggungjawaban secara ilmiah.


DAFTAR PUSTAKA

Prasetyo dan Jannah.2010. Metode Penelitian Kuantitatif Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Sekaran, Uma. 2006. Research Methods For Business. Jakarta: Salemba Empat.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supardi.2005. Metodologi Penelitian Ekonomi & Bisnis. Yogyakarta: UII Press.

Saturday, 24 April 2021

Pake Processor apa?

 Assalamualaykum gengsss

Tadinya gue mau pembukaan pake kalimat: anjirrr gue suka ama dia

Tapi kurang sopan ah gada salam nya dulu wkwkwk

Duh gimana ya, udah umur segini maluu gtuu. Jadi intinya gue lagi suka sama orang, yaampun weyyy udah umur segini wkwkwk. Awalnya gue biasa aja sama dia, gapernah mikir kalo gue suatu saat akan ada perasaan sama dia. MasyaaAllah bener bener Allah Maha Pembolak Balik Hati manusia.

Awalnya cuma temen kantor aja, ngobrol pun jarang, malah dulu dia yg sering nyapa gue tapi gue nya yaudah iya aja gtu, orang gue gada rasa sama dia, dan gue tipe orang yang kalo gasuka yaudah gtu ngapain gue perhatiin, ngobrol atau segala macem wkwkwk, Ya Allah maaf yaaa

Trus setelah gue putus sama Voldemort (seseorang yg tidak boleh disebut namanya wkwkwk) ga sengaja gue ngobrol sama dia dan gokilll pikirannya dewasa bgt cuyyy, bukan kaya dia yg di kantor aneh gtu, gokillll siii da best bgt ini orang.

Trus pernah suatu waktu kita ketemu *emang janjian mau jalan wkwkwk* ngobrol ngobrol banyak dari jam berapa ya lupaaa pokonya berjam jam lahh. ngobrol banyak, duh yaampun ngetik gini aja bikin orang salting. Menurut gue, dia itu pinter banget, kebangetan pinter kayanya, ga ngerti deh otaknya pake processor apa wkwkwkwk

Cerita cerita ya gitulah banyak, yaampun gue kenapa si salting gini ngetik doang

Trus besoknya gue update status di WA: masyaaAllah pinternya << seinget gue gini deh, ya pokonya gue update kaya gtu. Trus dia komen ketawa doang. Anjirrrr Astagfirullah gue yakin itu orang ngerti maksud status gue buat dia wkkwkwkwwk, parah nihh kebaca semua kalo sama dia, dahlah udah senyum senyum sendiri ini gue ngetik wkwkwwk

Gue udah bilang ke dia kalo gue suka sama dia karna dia pinter, dewasa. But he said gue posesif dan dia cuek, jarang ada cewe yg bisa sama dia. Wkwkwwk duhhh kalo inget jawaban itu ya rasanya nano nanoo cuyy, pas pertama kali gue baca itu rasanya: ngakak, sedih dikit, gokil si nih orang ga ngerti gue sama pikirannya wkwkwkk. Gue mengutarakan perasaan gue emang gada tujuan untuk jadian sama dia, Cuma biar lega, biar dia tau, biar ada kejelasan juga, masalah jadi atau engga emang bukan tujuan utama gue cuyy beneran. Lagian udah umur segini ngapain memendam rasa ke orang.

Trus setelah kejadian itu yaudah kita biasa aja text ya text seperti biasa, gue masih suka? Masih cuyyy sampe saat ini wkwkwkwk

Orangnya kaya apa si? Orangnya tuh biasa aja, gada yg istimewa kalo lu gatau prosesornya dia kaya apa wkwkwkwkwk. Gue ngerasa nyambung ngobrol sama dia, orangnya asik, baik, pinter ga keruan, dewasa, pikirannya tuh gila si gatau gue harus menjelaskan dengan kata-kata yg bagaimana. Secara fisik biasa aja, ya ngapain juga ngeliat orang dari fisik menurut gue si gtu. Ganteng tapi kalo diajak ngomong ga nyambung buat apa, toh juga di masa tua nanti yg dicari bukan fisik tapi partner yg bisa nyambung diajak ngobrol *gilehhhh Karmila bahasanya wkwkwkk. Asli yaa ngetik ini tuh berasa kupu kupu di perut tau ga wkwkwkwk

Emang bener gue posesif? Coba jelaskan arti posesif kaya gimana wkwkwkk

Emang dia cuek? Maybe a lil bit, tapi kalo dimintain saran ga cuek kok menurut gue

Trus skr status gimana? I don’t know, you can ask to him wkwkwk

Kekurangannya dia apa? Ya adaaa lah just keep it in my mind, setiap orang kan pasti punya kekurangan, kalo selalu liat kekurangan orang, ya elu ga akan ketemu sama yg lu mau

Trus mau bahas apalagi ya bingung, mau segera di post aja ini rasanya

Ohyaaa adalagiiii, jadi dulu tmen gue abis ngeroko dan gue emang gabisa bgt bau roko, sedikit aja tuh kaya sensor idung gue mendeteksi gtuu wkwkkwk. Temen gue abis ngeroko, trus ke arah gue, dan gue bilang “abis ngeroko ya? Jangan deket2 saya duluu, bauuu roko” then he said “yaa elaa luuu, gue sumpahin dapet jodoh yg ngeroko dan minum kopi” tapi ya kita ngobrol sambil ketawa tawa bercanda.

Then I just remember it, orang yg gue suka sekarang melakukan keduanya, re: ngeroko dan minum kopi. Wkwkwkwk Ya Allah apakah ini yg dinamakan kualat wkwkwk

Sebenernya gapapa si dia peroko dan atau minum kopi, lagian Nicholas Saputra juga melakukan itu dan gue fine fine aja wkwkwk

Kalo sampe dia baca ini si gokilll yaaa, gatau lagi lah gue dia tuh pake processor apa wkwkwk

Saturday, 16 May 2020

Laundry Syar'i

Assalamualaykum gengs!
yaaksss blog kali ini gue mau bahas tentang sebuah tempat di Jawa Timur, namanya Laundry Syar'i
jadi ini tentang kehidupan gue di Kampung Inggris Pare, Jawa Timur. seharusnya ada content lain sebelum ini yg harus gue upload tapi karena content itu panjang banget dibanding ini, jadi belum selesai gue ketik, alhasil gue mau upload ini dulu 
yaa begini lah jadi blogger, ngetik itu gampang, yg susah ngumpulin mood nya, kaya lagi ngerjain skripsi ajaa wkwkwk

check this out!!
sebelum baca kisahnya, ada baiknya kalo gue kasih fotonya agar kalian bisa membayangkan


jadi gue ambil foto ini dari hasil jalan-jalan gue secara virtual di Pare, karena sekarang lagi pandemi jadi kita gabisa kemana-mana, dan gue jalan2 secara virtual. back to topic!!

Laundry Syar'i.
ini adalah sebuah tempat laundry yang letaknya persis disebelah camp gue. dari hari pertama camp, gue dan temen baru gue (sebut saja Nurul) penasaran bgt sama laundry ini karena namanya, kita yakin bgt kalo ini khusus ukhti (perempuan), secara namanya Laundry Syar'i yakannn. Nurul itu menurut gue alim, jadi mungkin cocok sama gue yg baru hijrah ini, makanya kita penasaran bgt sama laundry itu.
oyaa, yg buat kita penasaran tuh ga cuma namanya, tapi juga jargon nya *jargon tuh bahasa Indonesia nya apa ya, ya kalian tau lah ya arti jargon tuh apa wkwkwk.. jadi liat deh tulisan yg dibawah laundry syar'i, Bersih & Suci.. ajegileeeehhh, apa ga klepek klepek nihh orang berdua wkwkwk
coba bayangkan, baju kalian ga cuma bersih tapi suci cuyyy kalo dicuci disitu, harganya murah pula wkwkwk.. tapi rata-rata laundry disana memang segitu harganya.

ok jadi setelah udah ada baju kotor, gue dan Nurul udah mantap milih laundry itu sebagai tempat tujuan kita untuk nyuci. keluar dari pintu gerbang camp, dan kita lihat laundry ini tutup, ohiya kita kesana saat jam makan siang, kita berfikir mungkin istirahat jadi tutup.

oke sore kita akan kesini lagi. sore hari sekitar jam 4 kita kesitu dan tutup lagi, oh mungkin udah pulang orangnya, ini kan Jawa Timur, yg waktunya lebih cepet dibanding di Jakarta, pasti pulangnya juga lebih cepet. oya laundry ini cuma kaya bangunan toko aja, jadi bukan rumah penduduk

kita niat banget mau laundry disitu sampe ditengokin terus itu laundry, untung sebelahan jadi tinggal keluar pager camp nengok, kalo tutup yaudah masuk camp lagi.

keesokan harinya kita kesini lagi pada pagi hari, dan masih tutup, oh mungkin belum buka karna masih pagi. kita tuh memang orang-orang yg selalu berfikir positif wkwkwkwk

sampe akhirnya karna laundry itu gabuka buka, kita cari laundry lain, huuuuhh penasaran banget padahal sama laundry syar’i yg bersih & suci ituuu..

tapiiii suatu hari, sekitar jam makan siang, kita lihat laundry ini buka, kebetulan bangettt nihhh ada baju kotor juga. Langsung lah gue info ke Nurul dan kita langsung otw ke laundry itu

setibanya di laundry itu, loh kok gada orang tapi gerbang laundry nya buka dan ada suara radio. Oya di sebelah laundry itu ternyata bengkel, jadi tempatnya jadi satu. Gue berfikir oh mungkin suaminya bengkel, istrinya laundry. Baikkklah..

karena gada orang, kita manggil manggil laundry laundry permisi assalamualaykum. TADAAAAA!!! Ada orang nongol dari bawah ternyata penjaganya bobo cianggg (tidur siang). Dan yg lebih kagetnya lagi, ternyata laki yg jaga wkwkwkwk. Gue dan Nurul main liat-liatan dengan tatapan aneh, lalu mas laundry nya memecah pikiran kita berdua dengan ngomong: iya mba?
Nurul: eh? Ini mau laundry mas
Masnya: oh iya.. *ditimbang dan nulis nota
Aseliiiii gue dan Nurul berasa zonk banget wkwkwkwkwk. Tadinya gue mau nanya kenapa nama laundry nya syar’i tapi takut gaenak aja wkwkwkwk

Laundry yg berhari hari gue tunggu dan menaruh harapan padanya, ternyata tadaaa wkwkwwk

Laundry nya selesai 1 atau 2 hari gitu, gue lupa, udah setahun yg lalu. Hasilnya ga zonk banget kok, sama lah kaya laundry yg lainnn, wangi juga.

Tapi setelah itu, gue dan Nurul udah gapernah kesitu lagi, selain emang jarang buka dan kita nemuin laundry lain yg penjaganya cewe. Kalo gue agak sungkan *merasa gaenak hati* aja gtu kalo ke cowo wkwkwk padahal belum tentu juga kan dia yg nyuci-in
tapi, terimakasih banyak mas telah me-laundry baju saya, dan akhirnya ga penasaran dengan laundry itu wkwkwk

Jadi itu cerita gue tentang Laundry Syar’i. menurut gue, ini cerita kocaaak si wkwkwkwk. menurut kalian gimana? boleh komen pendapat kaliannn!!

Terimakasih telah membaca. Wassalamualaykumwarrahmatullahiwabarakatuh!

Thursday, 19 March 2020

He comes (for back or ?)

Assalamualaykum warrahmatullahi wabarakatu

Mau curhat, ini yg susah diungkapkan tapi akhirnya gue ungkapkan di blog. Huuu serius serius pasang muka serius bacanya. Ini agak sedikit puitis tapi ada kocak nya juga, ya kalian mungkin tau lah gmn kalo orang kocak lagi sedikit galau tapi hijrah gtu, ya begitulah pokonya baca aja

Check it out!!!

Setelah hampir 1 tahun setelah kejadian itu, dia kembali. Dia kembali sebagai dirinya, tidak ada perubahan, masih sama seperti dulu

Rasa ini yg hampir tenggelam karna waktu dan usaha-usaha ku, kembali muncul ke daratan, menemui dia yg tiba tiba hadir menyapa di kehidupan nyata ku melalui pesan WhatsApp

Aku sangat bahagia ketika dia text ku pertama kali. Rasa bahagia bercampur deg degan, rasa ini seperti sudah lama tidak ku rasakan. Karena jujur, hari itu aku sangat memikirkannya dan entah mengapa tiba tiba dia text ku. Apa ini jawaban dari doa doa ku?

Mungkin benar pribahasa karna nila setitik rusak susu sebelanga. Tapi ini lain cerita, karna text sedikit, rusak usaha move on ku berbulan bulan

Mungkin iman ku yg tidak kuat. Mungkin usaha ku kurang maksimal. Mungkin hati ku masih belum bisa sepenuhnya ikhlas. Atau mungkin ini jawaban dari Allah atas doa doa ku?

Aku berfikir positif, mungkin ini jawaban dari Allah atas doa ku. Ya, aku selalu berdoa: Ya Allah berilah dia hidayahmu agar dia berada di jalan lurusmu dan jika dia jodohku maka dekat kan lah aku dengannya, jika dia bukan jodohku maka mudahkanlah aku untuk melupakannya dan hapuskanlah rasa ini

3 hari berlalu, aku dan dia text terus menerus. Aku masih berfikir apakah ini hasil dari doa ku? Dia kembali. Ya Allah terimakasih engkau telah mengabulkan doa ku.

Hari ke 4, aku memberanikan diri untuk bertanya kepadanya mengenai perasaan ini. Jantung ini berdegup cepat, rasanya seperti dulu saat dia mengatakan kita selesai.

Aku takut, aku takut, aku benar benar takut dia pergi lagi. Aku takut pertanyaan ini tidak cocok ditanyakan. Aku takut akan jawabannya. Tapi aku harus tanyakan ini sebelum semuanya semakin jauh. 

Benar saja, yg ku takutkan terjadi. Bukan, bukan karna pertanyaan ini tidak cocok ditanyakan dan dia marah. Tapi, aku terbawa perasaan selama 4 hari ini dengan dia sehingga aku takut akan kehilangan dia (lagi). 

Ya aku terlalu berharap lebih kepada dia

Mungkin ini belum berakhir, karena rencana Allah adalah yg paling baik, Allah yg Maha mengetahui. Kita manusia hanya bisa berfikir dan berusaha, tapi Allah lah yg menentukan semuanya

Benar ucapan Ali Bin Abi Thalib yg mengatakan : aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yg paling pahit ialah berharap kepada manusia

Bukan dia, tapi aku yg salah. Aku yg terlalu terbawa perasaan dan berharap kepada manusia. Ya Allah Engkau lah yg Maha pengampun, ampunilah dosa dosa serta ke-khilafan yg telah hamba lakukan

Ku lanjutkan doa ku untuknya seperti kala itu: Ya Allah berilah dia hidayahmu agar dia berada di jalan lurusmu dan jika dia jodohku maka dekat kan lah aku dengannya, jika dia bukan jodohku maka mudahkanlah aku untuk melupakannya dan hapuskanlah rasa ini

Mungkin orang lain bertanya, mengapa masih memikirkannya? Dia bukan orang baik. Dia negatif negatif negatif negatif. 

Itu yg orang lain tau tentang dia. Tapi aku, lebih dari 1 tahun dengan dia. Entah aku yg buta akan cinta, atau apa? Aku tau sifat negatifnya, tapi aku berfikir setiap orang punya sisi negatif dan positif. Belum tentu kamu lebih baik dari dia

Beberapa orang cerita negatif tentang dia. Aku sudah tau sifat negatif dia yg seperti itu. Tapi apakah orang lain tau tentang sifat positif dia? Apakah orang lain tau bagaimana perjuangan dia? Apakah orang lain tau bagaimana kehidupannya di rumah? 

Tidak. Aku kira orang lain tidak tau akan sisi positif dia. Mungkin aku sedikit lebih tahu dibanding mereka. 

Tapi kembali lagi ke jalan Allah, Allah lah yg Maha Mengetahui akan segala sesuatu. Kita, sebagai hambanya masih sering berbuat khilaf dan bertaubat berkali kali. Allah lah yg Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Cukup sekian dan terimakasih telah membaca

Kalau ada yg ga nyambung, tolong dimaklumi. Karena galau tapi berusaha tegar, air mata udah ditenggorokan *lah ko bisa air mata di tenggorokan-,- kan air mata turunnya dari mata bukan dari bawah wkwkwwk
Dalam keadaan kaya gini aja masih sempetnya ngetik "wkwk" 
Sok kuat emang aku mah

Keadaan saat ini: jam 0:58 tgl 19 maret 2020, ngetik di hp, kaya nyesek pengen nangis, tapi harus tegar dibawa seneng aja gitu, inget Allah, makanya harus percaya sama Allah, makanya kalo Allah bilang di dengerin, makanya kalo hijrah harus istiqomah, makanya inget kajian ustadz, giliran sedih inget Allah, giliran bahagia gada inget ingetnya Astagfirullahaladzim
Padahal kemarin bahagia langsung ucap Alhamdulillah dia text wkwkwkwk
Ya namanya jalan hidup, gada yg tau yaaa

wallahu a’lam bis-shawab
Wassalamualaykum warrahmatullahi wabarokatu 🙏 cheers up!!!!!!

Tuesday, 9 April 2019

Suka Jalan

Heyyyy sis n brooo!!!! Balik lagi ke blog gue, blog yg hampir seluruh isinya tentang curahan hati seorang wanita yg menuju tua ini *im so sad, my age almost a quarter of century this year

Ok tema kali ini adalahhhhh *bunyi drum* "hobi jalan jalan" yaapp gue suka jalan jalan, bukan yg kaya orang orang suka jalan jalan ke luar negeri atau ke luar kota tapi gue lebih suka jalan jalan naik KRL wkwkwk. Eh tapi gue juga suka deng jalan2 ke LN atau keluar kota kalo ada duitnya dan ada temennya😂

Kenapa gue pilih KRL?
1. Karna murah, coba bayangin dari tangerang selatan ke stasiun bogor cuma 7rb cooyyy!!!
MRT lebak bulus - HI aja sampai saat ini tarif termahalnya 14rb
Busway kan murah semuanya cuma 3.500, kenapa ga busway? Jawabannya ada di poin kedua

2. Karna di setiap stasiun ada toilet, wakakakaka ini alasan aneh namun penting yakan!! Coba bayangin lagi mau jalan jauh trus lu lagi beser bgt bawaannya mau ke toilet mulu, dijamin ga akan tenang perjalanan lu, pasti gelisah😂
Kalo halte busway hanya ada beberapa yg ada toiletnya, dan kotor *yuucckk*
Kalo naik KRL dan lu kebelet ke toilet, tinggal nunggu stasiun berikutnya, turun kereta, cari toilet di dalam stasiun, balik lagi ke jalur yg tadi nunggu kereta selanjutnya, aman deh perjalanan😂

3. Karna KRL ga kena macet, nahh gue kadang kalo lagi macet suka kebelet pipis kaya grogi gtu, apa banget kan😂🤣
Coba bayangin, kena macet + kebelet ke toilet, mau jadi apa coba🤣
That's why the second point is very important for me hahaha

Tapi kan naik KRL desek desekan, bau, kadang pada egois, gaenak deh pokonya

Desek desekan? Iya pada jam jam tertentu, ya naik busway dan MRT pun gtu, namanya juga public transportation. Menurut gue, naik mobil pribadi sendirian dalem mobil yg bisa angkut mungkin 8 orang, bikin desek desekan di jalan raya juga kan😂🤣 *peace ahh!🤗

Bau? Iya kadang namanya juga masyarakat negara tropis, kita pake masker aja hahaha

Egois? Iya beberapa orang masih egois, mau duduk padahal ada yg lebih membutuhkan, ah itu sudah biasa. Acuhin aja lahh, kesel si sebenernya tapi yaudahlahh, kalo emg kesel bgt mending pindah gerbong biar ga liat orang egois🤣

Dan banyak lagi keadaan gaenak lainnya, tapi gue udah terlanjur nyaman sama KRL😍

The previous is about public transportation, then next is about why i like to travel?
Oya menurut kalian go out sama traveling itu beda atau sama? Komen yaa
Kalo menurut gue kok beda ya, go out lebih ke keluar rumah dan gajelas kemana, travelimg lebih ke jalan2 dg tujuan, gitu ga si? *Ngasal bgt gua wkwk

1. Kenapa suka jalan keluar rumah?
Menurut gue, dengan keluar rumah buat pikiran gue tenang, ketemu sama orang orang baru, memperhatikan tingkah laku orang lain, tau kehidupan orang lain, mikir, gue jadi lebih bersyukur atas kehidupan gue, bangga kalo bisa nolong orang lain walaupun cuma ngasih info jalur kereta

2. Kalo keluar rumah biasanya kemana dan sama siapa?
Kalo ada tmen yg mau ikut dan gue cocok dengan orang itu, ya ayo aja ikut, tapi gue lebih sering sendirian, karna kalo rame rame jadi gabisa mikir sendiri karna pasti ngobrol, emg orang aneh ya gue😂
Kemana? Kemana aja terserah kaki ini melangkah, kadang kerumah tmen, kadang ke tanah abang, kadang mengunjungi pacar yg rumahnya di bogor, kadang ke kotu, atau sekedar jalan2 gajelas wkwkk

3. Kalo kaya gitu engga buang duit?
Menurut gue, bahagia engga melulu soal duit, ya emang bener duit bisa bikin bahagia tapi kalo lu punya duit tapi lu gapunya orang2 yg sayang sama lu, emang enak? Engga kan
Selama ngejalaninnya ikhlas, semua rezeki udah diatur Allah InsyaaAllah lancar

4. Emang engga cape jalan terus?
Engga si, asal ga bawa backpack berat😂 dan kalo cape ya gausah jalan, kan yang tau cape atau engga nya badan ya kita sendiri, jadi emang harus perduli juga sama badan, jangan dipaksain. Paling pegel pegel encok dikit mah biasa deh wkwkwk

5. Paling jauh pergi kemana?
Kalo naik KRL paling jauh ke stasiun bojong gede sendirian, blm pernah ke arah Bekasi, ke kotu dari arah manggarai pernah, ke kotu dari arah kampung bandan pernah, dari jatinegara ke rumah pernah, dari rumah ke stasiun tanah tinggi pernah, sampe tangerang pernah, sampe parung panjang pernah, sampe Bogor pernah
Pernah naik kereta sendirian dari pasar senen ke stasiun klaten, kereta ekonomi harga 74.000 PP hahahaha for the first time alone and so far, usually im with my family go to Kediri with economy train the ticket is around 84.000 from pasar senen 😂
Ohya ada lagi, jadi gue pulang kerja bareng pacar ogut sampe stasiun tanjung barat sampe sana jam 9 malem kayanya, nahh gue ga bilang kalo pulangnya naik KRL dari tanjung barat ke pondok ranji, eh semua orang nyariin gue karna sampe jam 10 blm sampe rumah wkwkwk alhasil sampe rumah jam setengah 11 deh🤣😂

6. Lu kan cewe, emang ga takut ya?
Baca doa aja, minta perlindungan sama Allah😁 pake baju sopan, gausah terlihat kalo lu orang kaya, pasang muka jutek wkwk

Okaay selesai curhatnya, intinya gue suka naik KRL 😁

Thankyou you already in the bottom page for this story, thankyou for visiting my blog and read. May you always be healthy sis n bro!